5 Cara Hemat Kuota Internet di Smartphone Android

Sekarang pukul sembilan pagi. Andre baru saja sampai di kantor. Sambil menunggu komputernya menyala penuh, Andre sibuk dengan ponsel pintar 4G LTE EVERCOSS Elevate Y3+ untuk membalas email dari klien, sambil membalas pesan di WhatsApp dan Line.

Usai membalas pesan-pesan penting, Andre membaca berita hangat pagi itu. Ia membaca satu per satu berita dari topik kesukaan di sebuah portal.

Tiba-tiba, Andre menemukan sebuah halaman berita tidak dapat dimuat di browser ponsel. Dia coba kembali ke halaman sebelumnya. Hasilnya sama. Tanda menunggu untuk memuat halaman tak kunjung usai.

Tak lama kemudian, muncul notifikasi bahwa kuota internet Andre telah habis, padahal belum ada sebulan. Notifikasi itu juga mengatakan Andre bakal dikenakan tarif reguler Rp 1 per KB karena ia tercatat tidak berlangganan paket data apapun.

Fiuuuhhh… Andre menghembuskan nafas. Dia sadar kuota internetnya habis.

Sialnya, pulsa Andre waktu itu tidak mencukupi untuk mendaftarkan paket data favoritnya. Pagi Andre dirusak oleh kuota internet yang habis. Mau tak mau ia harus membeli pulsa demi bisa memanfaatkan email, aplikasi pesan, dan aplikasi lain yang sangat penting untuk menunjang produktivitas.

Andre adalah kesekian juta orang yang mengalami kehabisan kuota internet. Ini bukan salah smartphone. Hal ini terjadi mungkin karena terlalu sering melakukan streaming video atau musik, bermain game online, memperbarui aplikasi di Play Store, sampai membuka jejaring sosial. Aplikasi berbasis internet di ponsel pintar (smartphone) dewasa ini memang rakus data.

Baca juga: Apa itu 4G LTE?

Tapi pada dasarnya, kuota internet bisa dihemat agar paket data yang dipilih untuk berlangganan bisa tahan sampai sebulan. Ada beberapa tips penyetelan yang bisa dilakukan oleh Andre, dan mungkin berguna juga untuk orang lain, termasuk kamu:

1. Aktifkan Penghemat Data di Chrome

Chrome merupakan aplikasi browser favorit untuk para pengguna Android. Google telah menyediakan fitur penghemat data yang diklaim bisa mengompres lalu lintas data lebih dari 70 persen. Jadi, kalau kamu setia menggunakan Google Chrome untuk browser di smartphone, sebaiknya gunakan cara seperti di gambar ini.

Fitur ini bisa diaktifkan dengan cara masuk ke menu Setelan > Penghemat Data > Aktifkan.

2. Matikan Pembaruan (update) Aplikasi secara Otomatis

Memperbarui aplikasi memang langkah yang baik untuk menutup kekurangan dan meningkatkan keamanan pada aplikasi. Tetapi jika pembaruan dilakukan secara otomatis melalui jaringan seluler, maka akan terjadi kebobolan kuota seperti yang dialami Andre.

Katakan saja, pembaruan satu aplikasi butuh kuota data 35 MB. Maka jika itu terjadi pada lima aplikasi, maka kuota internet smartphone-mu tersedot 17 MB. Sayang sekali.

Kalau tidak mau menemui kejadian ini, sebaiknya matikan pembaruan otomatis melalui jaringan seluler di smartphone milik EVers. Pembaruan aplikasi bisa dilakukan secara manual atau jika smartphone terkoneksi dengan Wi-Fi.

Fitur ini bisa diaktifkan dengan cara masuk ke aplikasi Google Play Store > klik tombol menu di kiri atas > Setelan > pilih Perbarui aplikasi secara otomatis hanya melalui Wi-Fi.

3. Batasi Pemakaian Data di Latar Belakang

Aplikasi Android terkenal suka berjalan di latar belakang dan tanpa sadar memakan kuota data. Jika tak ingin kebobolan, ada baiknya membatasi data latar belakang atau populer disebut restrict background data.

Ini bisa dilakukan dengan masuk ke menu Setelan > Penggunaan Data > Batasi data latar belakang > Oke.

4. Batasi Pemakaian Data Mobile dan Aktifkan Peringatan

Setiap smartphone Android punya sistem untuk memberi peringatan dan batasan pemakaian data. Nah, fitur ini bisa dimanfaatkan untuk memberi peringatan jika pemakaian data sudah melebih batas.

Tak ada salahnya fitur ini diaktifkan sekadar untuk memberi peringatan dengan cara masuk ke menu Setelan > Penggunaan Data > Aktifkan Data Seluler > Aktifkan Setel Batas Data Seluler.

Peringatan pemakaian data ini bisa diatur sesuka hati dengan menaik-turunkan garis berwana hitam, sementara penyetelan batas pemakaian bisa dinaik-turunkan garis berwarna merah.

5. Cerdas Menonton Video Online

Menonton video di YouTube dengan EVERCOSS Elevate Y3+ memang sangat menyenangkan, karena telah mendukung teknologi seluler 4G LTE. Apalagi jika yang ditonton adalah video favorit. Tetapi perlu diingat, melakukan streaming video dengan koneksi data seluler bisa membuat kuota habis dengan cepat. Semua ini besar kemungkinan akan terjadi di semua smartphone Android.

Jika tak ingin bernasib seperti Andre, maka batasi menonton video online dengan koneksi internet dari seluler. Jika terpaksa harus dilakukan, kamu bisa berkorban dengan menonton video yang kualitasnya tidak terlalu baik.

Cara yang mau lebih hemat adalah melakukan streaming video dengan koneksi internet Wi-Fi. Selain hemat, hal ini juga bikin streaming video lebih menyenangkan karena bisa berlama-lama menonton video favorit.

Baca juga: Tips Hemat Memori Smartphone Android


Dengan mengetahui beberapa kiat di atas, Andre dan pengguna Android lain bisa lebih cermat dalam menghindari kehabisan kuota internet serta lebih hemat dalam membeli pulsa.

Karena harus diakui bahwa smartphone merupakan barang yang sangat penting dalam aktivitas sehari-hari. Banyak orang bilang lebih baik ketinggalan dompet ketimbang ketinggalan smartphone. Tetapi tanpa internet, apalah arti smartphone dalam mendukung produktivitas orang seperti Andre.

Baca Juga: Review EVERCOSS Elevate Y3+ dari Pengguna

Previous
Next Post »